CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspirasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, November 21, 2008

I AM THANKFUL (dapet dari Internet)

FOR THE WIFE WHO SAYS IT'S HOT DOGS TONIGHT,BECAUSE SHE IS HOME WITH ME,AND NOT OUT WITH SOMEONE ELSE.
FOR THE HUSBAND WHO IS ON THE SOFA BEING A COUCH POTATO,BECAUSE HE IS HOME WITH ME AND NOT OUT AT THE BARS.
FOR THE TEENAGER WHO IS COMPLAINING ABOUT DOING DISHES BECAUSE IT MEANS SHE IS AT HOME,NOT ON THE STREETS.
FOR THE TAXES I PAY BECAUSE IT MEANSI AM EMPLOYED.
FOR THE MESS TO CLEAN AFTER A PARTY BECAUSE IT MEANS I HAVE BEEN SURROUNDED BY FRIENDS.
FOR THE CLOTHES THAT FIT A LITTLE TOO SNUG BECAUSE IT MEANSI HAVE ENOUGH TO EAT.
FOR MY SHADOW THAT WATCHES ME WORK BECAUSE IT MEANS I AM OUT IN THE SUNSHINE
FOR A LAWN THAT NEEDS MOWING,WINDOWS THAT NEED CLEANING,AND GUTTERS THAT NEED FIXING BECAUSE IT MEANS I HAVE A HOME.
FOR ALL THE COMPLAINING I HEAR ABOUT THE GOVERNMENT BECAUSE IT MEANS WE HAVE FREEDOM OF SPEECH..
FOR THE PARKING SPOT I FIND AT THE FAR END OF THE PARKING LOT BECAUSE IT MEANS I AM CAPABLE OF WALKING AND I HAVE BEEN BLESSED WITH TRANSPORTATION.

FOR MY HUGE HEATING BILL BECAUSE IT MEANS I AM WARM.
FOR THE LADY BEHIND ME IN CHURCH WHO SINGS OFF KEY BECAUSE IT MEANS I CAN HEAR.
FOR THE PILE OF LAUNDRY AND IRONING BECAUSE IT MEANSI HAVE CLOTHES TO WEAR.
FOR WEARINESS AND ACHING MUSCLESAT THE END OF THE DAY BECAUSE IT MEANS I HAVE BEENCAPABLE OF WORKING HARD.
FOR THE ALARM THAT GOES OFF IN THE EARLY MORNING HOURS BECAUSE IT MEANS I AM ALIVE.
AND FINALLY, FOR TOO MUCH E-MAIL
BECAUSE IT MEANS I HAVEFRIENDS WHO ARE THINKING OF ME

PERKATAAN IBU TERESA (dapet dari internet)

Inilah perkataan yang diucapkan ibu Teresa sebelum menemui
kematiannya :

"Kalau saya memungut seseorang yang lapar dari jalan, saya beri dia
sepiring nasi, sepotong roti. Tetapi seseorang yang hatinya
tertutup,yang merasa tidak dibutuhkan, tidak dikasihi, dalam
ketakutan, seseorang yang telah dibuang dari masyarakat - kemiskinan
spiritual seperti itu jauh lebih sulit untuk diatasi."Mereka yang
miskin secara materi bisa menjadi orang yang indah. Pada suatu petang
kami pergi keluar, dan memungut empat orang dari jalan. Dan salah
satu dari mereka ada dalam kondisi yang sangat buruk. Saya
memberitahu para suster : "Kalian merawat yang tiga; saya akan
merawat orang itu yang kelihatan paling buruk."

Maka saya melakukan untuk dia segala sesuatu yang dapat dilakukan,
dengan kasih tentunya. Saya taruh dia di tempat tidur dan ia memegang
tangan saya sementara ia hanya mengatakan satu kata : " Terima
kasih " - lalu ia meninggal.

Saya tidak bisa tidak harus memeriksa hati nurani saya sendiri. Dan
saya bertanya : " Apa yang akan saya katakan, seandainya saya menjadi
dia ?" dan jawaban saya sederhana sekali. Saya mungkin berusaha
mencari sedikit perhatian untuk diriku sendiri. Mungkin saya
berkata : " Saya lapar, saya hampir mati, saya kedinginan, saya
kesakitan, atau lainnya". Tetapi ia memberi saya jauh lebih banyak ia
memberi saya ucapan syukur atas dasar kasih. Dan ia mati dengan
senyum di wajahnya.

Lalu ada seorang laki -laki yang kami pungut dari selokan, sebagian
badannya sudah dimakan ulat, dan setelah kami bawa dia ke rumah
perawatan ia hanya berkata : "Saya telah hidup seperti hewan di
jalan, tetapi saya akan mati seperti malaikat, dikasihi dan
dipedulikan."Lalu, setelah kami selesai membuang semua ulat dari
tubuhnya, yang ia katakan dengan senyum ialah : " Ibu, saya akan
pulang kepada Tuhan" - lalu ia mati.

Begitu indah melihat orang yang dengan jiwa besar tidak
mempersalahkan siapapun, tidak membandingkan dirinya dengan orang
lain. Seperti malaikat, inilah jiwa yang besar dari orang-orang yang
kaya secara rohani sedangkan miskin secara materi.

1. Hidup adalah kesempatan, gunakan itu.
2. Hidup adalah keindahan, kagumi itu.
3. Hidup adalah mimpi, wujudkan itu.
4. Hidup adalah tantangan, hadapi itu.
5. Hidup adalah kewajiban, penuhi itu.
6. Hidup adalah pertandingan, jalani itu.
7. Hdup adalah mahal, jaga itu.
8. Hidup adalah kekayaan, simpan itu.
9. Hidup adalah kasih, nikmati itu.
10. Hidup adalah janji, genapi itu.
11. Hidup adalah kesusahan, atasi itu.
12. Hidup adalah nyanyian, nyanyikan itu.
13. Hidup adalah perjuangan, terima itu.
14. Hidup adalah tragedi, hadapi itu.
15. Hidup adalah petualangan, lewati itu.
16. Hidup adalah keberuntungan, laksanakan itu.
17. Hidup adalah terlalu berharga, jangan rusakkan itu.
18. Hidup adalah hidup, berjuanglah untuk itu.

TUHAN MEMBERKATI SEMUANYA..

Sepuluh Unsur Kepribadian Billionaire (dapet dari internet)

Minggu lalu saya berada di New York City, tepatnya Manhattan, yang jaraknya kurang lebih 2500 mil dari kediaman saya di San Francisco Bay Area. Seorang"mogul" alias pengusaha kelas kakap yang berteman dekat dengan Donald Trump memanggil saya untuk membantunya dalam mendirikan divisi baru institusi pendidikannya yang sudah mendunia. Sebutlah namanya Mr. JC.

Sebagai seorang konsultan yang sering mendengar nama Mr. JC ini disebut-sebut, tentu saja saya sangat girang ketika dikontak oleh asistennya untuk mengunjungi Si Mogul ini untuk business meeting. Dengan harap-harap cemas saya mempersiapkan segala sesuatunya agar presentasi saya nanti tidak memalukan. Namanya saja berbisnis dengan seorang pengusaha kelas kakap. Siapalah saya ini di matanya. Ternyata, di luar dugaa n saya, Mr. JC sangat ramah dan informal. Kecerdasannya tampak jelas dari "being comfortable in his own skin." Ia sangat nyaman dengan dirinya sendiri, tidak ada unsur intimidasi maupun berusaha tampak lebih cerdik daripada lawan bicaranya. Sungguh saya sangat terkesan.

Selama kurang lebih 6 jam perjalanan pulang di pesawat, saya banyak merenungkan pertemuan ini, terutama mengenai kepribadian Mr. JC yang sangat menawan. Otak saya yang gemar melakukan studi komparasi kembali bekerja.Satu per satu wajah orang-orang sukses muncul di benak saya. Wah, ternyata banyak sekali kemiripan sifat dan perilaku mereka dengan Mr. JC, yang tampaknya sangat bertolak belakang dengan sifat-sifat dan perilaku mereka yang kurang berhasil.

Sepuluh unsur kepribadian seorang billionaire yang saya sarikan berdasarkan komunikasi dan pergaulan pribadi dengan para billionaies dan beberapa pengusaha sukses adalah sebagai berikut :

Satu, keberanian untuk berinisiatif
Di sinilah letak keunikan utama pengusaha kelas kakap dunia. Mereka selalu punya ide-ide jenial. Sebagai contoh, lihat saja si Raja Real Estate, kebangkitannya dari bangkrut beberapa tahun yang lalu sekarang sudah membuahkan lebih dari sekedar kerajaan properti belaka. Ada boneka Donald, ada seri TV The Apprentice, ada online university Trump University. com ,bahkan ada t-shirt "You're Fired" dan buku-buku best-sellernya. Semua berangkat dari inisiatif belaka, yang bisa kita pelajari dan tiru.

Dua, tepat waktu
Selalu menepati janji dan tepat waktu karena ini adalah bukti kemampuan memanage sesuatu yang paling terbatas di dalam hidup kita, yaitu waktu. Kemampuan untuk hadir sesuai janji adalah kunci dari semua keberhasilan, terutama keberhasilan berbisnis. Respek terhadap waktu merupakan pencerminan dari respek terhadap diri send iri dan partner bisnis.

Tiga, senang melayani dan memberi
Seorang billionaire pasti mempunyai kepribadian sebagai pemimpin dan seorang pemimpin adalah pelayan dan pemberi. The more you give to others, the more respect you get in return. Syukur-syukur kalau ada karma baik sehingga mendapat kebaikan juga dari orang lain. Paling tidak dengan memberi dan melayani, kita sudah menunjukkan kepada dunia betapa berlimpahnya kita. Alam bawah sadar kita akan terus membentuk blue print sukses berdasarkan kemampuan memberi ini.

Empat, membuka diri terlebih dahulu
Pernah Anda bertemu orang yang selalu mau bertanya soal hal-hal pribadi tentang orang lain namun tidak pernah mau membuka diri? Mereka biasanya hidup dalam ketakutan dan kecurigaan, yang pasti mereka akan sangat sulit untuk mencapai kesuksesan karena dua hal ini adalah lawan dari unsur-unsur yang membangun sukses. Rasa percaya dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara merupakan cermin bahwa kita nyaman dengan diri sendiri, lantas tidak ada yang perlu ditutupi, sesuatu yang dicari oleh para partner bisnis sejati. (Siapa yang mau bekerja sama dengan orang yang misterius ?)

Lima, senang bekerja sama dan membina hubungan baik dengan para partner bisnis
Teamwork jelas adalah salah satu kunci keberhasilan utama. Donald Trump dan Martha Stewart pun mempunyai tim-tim mereka yang sangat loyal sehingga mereka bisa mencapai sukses luar biasa. "No man is an island," kita semua perlu membangun network kerja yang baik, sehingga jalan menuju sukses semakin terbuka lebar.

Enam, senang mempelajari hal-hal baru
Kembali kita mengambil contoh Pak Trump yang baru saja membuka online university. Apakah beliau adalah ahli pendidikan? Seorang profesor? Jelas tidak, namun dengan kegemarannya mencari hal-hal baru serta langsung mengaplikasikannya, maka dunia bisnis semakin terbuka luas baginya.Dunia bisnis baginya adalah tempat bermain yang luas dan tidak terbatas. Kuncinya hanya satu: senang belajar dan mencari hal-hal baru.

Tujuh, jarang mengeluh, profesionalisme adalah yang paling utama
Lance Armstrong pernah berkata, "There are two kinds of days: good days and great days." Hanya ada dua macam hari: hari yang baik dan hari yang sangat baik.Jangan sekali-kali mengeluh di dalam bisnis, walaupun suatu hari mungkin Anda akan jatuh dan gagal. Mengapa? Karena setiap kali gagal adalah kesempatan untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri sehingga tidak terulang lagi di kemudian hari. Hari di mana Anda gagal tetap adalah agood day (hari yang baik).

Delapan, berani menanggung resiko
Jelas, tanpa ini tidak ada kesemp atan sama sekali untuk menuju sukses.Sebenarnya setiap hari kita menanggung resiko, walaupun tidak disadari penuh. Resiko hanyalah akan berakibat dua macam: be a good or a great day (lihat di atas). So, untuk apa takut? Kegagalan pun hanyalah kesempatan belajar untuk tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari kan?

Sembilan, tidak menunjukkan kekhawatiran (berpikir positif setiap saat)
Berpikir positif adalah environment atau default state di mana keseluruhan eksistensi kita berada. Jika kita gunakan pikiran negatif sebagai default state, maka semua perbuatan kita akan berdasarkan ini (kekhawatiran atau cemas). Dengan pikiran positif, maka perbuatan kita akan didasarkan oleh getaran positif, sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya.

Sepuluh, "comfortable in their own skin" alias nyaman dengan diri sendiri tanpa perlu berusaha menutup-nutupi sesuatu maupun supaya tampak "lebih" dari lawan bicaranya
Pernah bertemu dengan billionaire yang rendah diri alias tidak nyaman dengan diri mereka sendiri? Saya yakin tidak ada. Kenyamanan menjadi diri sendiri tidak perlu ditutup-tutupi supaya lawan bicara tidak tersinggung karena setiap orang mempunyai tempat tersendiri di dunia yang tidak bisa digantikan oleh orang lain.

Saya adalah saya, mereka adalah mereka. Dengan menjadi diri saya sendiri, saya tidak akan mengusik keberadaan mereka. Jika mereka merasa tidak nyaman, itu bukan karena kepribadian saya, namun karena mindset yang berbeda dan kekurangmampuan mereka dalam mencapai kenyamanan dengan diri sendiri.

Salam sukses, sampai bertemu di puncak gunung kesuksesan

Tempayan Retak (dapet dari internet)

Seorang tukang air memiliki dua tempayan besar, masing-masing bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan, yang dibawa menyilang pada bahunya. Satu dari tempayan itu retak, yang satunya tidak. Tempayan yang tidak retak selalu dapat membawa air penuh dari mata air ke rumah majikannya, sedang tempayan retak itu hanya dapat membawa air setengah penuh.
Selama dua tahun, hal ini terjadi setiap hari. Si tempayan yang tidak retak merasa bangga akan prestasinya, karena dapat menunaikan tugasnya dengan sempurna. Namun si tempayan retak merasa malu sekali akan ketidaksempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya dapat memberikan setengah dari yang seharusnya dapat diberikannya. Tertekan oleh kegagalannya ini, tempayan retak itu berkata kepada si tukang air, "Saya sungguh malu pada diri saya sendiri, dan saya ingin mohon maaf kepadamu," "Kenapa?" tanya si tukang air, "Kenapa kamu merasa malu?" "Saya hanya mampu, selama dua tahun ini, membawa setengah porsi air karena retakan pada sisi saya telah membuat air yang saya bawa bocor sepanjang jalan menuju rumah majikan kita. Karena cacadku itu, saya telah membuatmu rugi." kata tempayan retak itu. Si tukang air merasa kasihan pada si tempayan retak dan berkata, "Jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga-bunga indah di sepanjang jalan."
Benar, ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga-bunga indah di sepanjang sisi jalan dan itu membuatnya sedikit terhibur. Kata tukang air kepada tempayan retak, "Apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga di sepanjang jalan di sisimu, tapi tidak ada bunga di sepanjang jalan di sisi tempayan lain yang tidak retak itu? Itu karena aku selalu menyadari akan cacadmu dan memanfaatkannya. Aku telah menanam benih-benih bunga di sepanjang jalan di sisimu dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih-benih bunga itu. Selama dua tahun ini aku telah dapat memetik bunga-bunga indah itu untuk menghias meja majikan kita. Tanpa kamu sebagaimana kamu adanya, majikan kita tak akan dapat menghias rumahnya seindah sekarang."
Setiap dari kita memiliki cacad dan kekurangan kita sendiri. Kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghias-Nya. Di mata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma. Jangan takut akan kekuranganmu. Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan. Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita.

Jendela Rumah Sakit.(Sydney Smith)

Dua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedangdirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranyamenderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk ditempat tidur selama satu jam di setiap sore untukmengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempattidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yangada di kamar itu.
Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di ataspunggungnya.
Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam.Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan,keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yangpernah mereka kunjungi selama liburan.
Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekatjendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentangapa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya.Selama satu jam itulah, pria ke dua merasa begitu senangdan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semuakegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.
"Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yangindah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkananak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapapasangan berjalan bergandengan di tengah taman yangdipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi.Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atassana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senjayang indah."
Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendeladengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkanmata membayangkan semua keindahan pemandangan itu.Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalanikesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadilebih kuat, percaya dirinya bertambah.
Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk didekat jendelamenceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas.Meski pria yang ke dua tidak dapat mendengar suara paradeitu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata priayang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-katayang indah.
Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggupun berlalu.
Suatu pagi, perawat datang membawa sebaskom air hangatuntuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring didekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalamtidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawatlain untuk memindahkannya ke ruang jenazah. Kemudian priayang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkanke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menurutikemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segalasesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan priatadi seorang diri dalam kamar.
Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinyauntuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luarmelalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bisamelihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinyategang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela disamping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata,jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG!!!
Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuatteman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olahmelihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balikjendela itu. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya priatadi adalah seorang yang buta bahkan tidak bisa melihattembok sekalipun.
"Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup" kata perawatitu.
Renungan :
Kita percaya, setiap kata selalu bermakna bagi setiap orangyang mendengarnya. Setiap kata, adalah layaknya pemicu, yangmampu menelisik sisi terdalam hati manusia, dan membuat kitamelakukan sesuatu. Kata-kata, akan selalu memacu dan memicukita untuk menggerakkan setiap anggota tubuh kita, dalamberpikir, dan bertindak.
Kita percaya, dalam kata-kata, tersimpan kekuatan yang sangatkuat. Dan kita telah sama-sama melihatnya dalam cerita tadi.Kekuatan kata-kata, akan selalu hadir pada kita yang percaya.
Kita percaya, kata-kata yang santun, sopan, penuh denganmotivasi, bernilai dukungan, memberikan kontribusi positifdalam setiap langkah manusia. Ujaran-ujaran yang bersemangat,tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaikdalam hidup kita. Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampumemberikan kebahagiaan kepada orang lain. Menyampaikankeburukan, sebanding dengan setengah kemuraman, namun,menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaanitu sendiri.
***********************************************************
Wisdom Of The Day
Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda jugamembuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat iamengenang peristiwa itu.

Senin, November 17, 2008

Everyday is a gift...